Mesin mobil yang telah disematkan perangkat turbo charger pastinya memiliki performa lebih untuk menghasilkan tenaga atau Horse Power (HP). Akan tetapi dalam aplikasinya, turbo charger pun tidak bisa sembarangan pasang, prosesnya memerlukan mekanik yang handal dan berpengalaman serta kocek lebih dari sang owner mobil, karena harga perangkat turbo terbilang mahal untuk dimiliki.
Dilihat dari beberapa hal inilah, perawatan atau maintenance mobil yang telah mengaplikasikan turbo charger juga haruslah tepat. Karena maintenance berkaitan dengan keawetan mesin maupun si perangkat turbo sendiri yang harganya mahal. Apalagi aplikasi turbo akan membatalkan garansi mesin pabrikan.
Willy, mekanik dari bengkel OSF (One Second Faster) yang telah banyak menelan ilmu otomotif dan sempat memperdalam ilmu engine management di Australia ini memberikan tips perawatan buat mobil yang mengaplikasikan perangkat turbo charger.
“Pada dasarnya perawatan mesin mobil yang telah menggunakan turbo itu sama saja dengan mobil N/A atau harian, yang membedakannya hanyalah frekuensi pergantian oli-nya. Mobil yang menggunakan turbo frekuensi penggantian olinya harus lebih cepat, misalnya masa pakai oli normalnya 5000 km harus ganti, maka untuk mobil turbo, pada km 4000 oli harus sudah diganti,” tukas Willy.
sumber : www.situsotomotif.com

0 komentar:
Posting Komentar