Gubahan Harus Sesuai Kebutuhan Mesin
Meningkatkan performa mobil memang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, mulai dari metode naturally aspirated (N/A) ataupun dengan metode force induction (FI). Salah satu cara meningkatkan performa melalui metode N/A adalah bisa dengan memperbesar diameter skep dari throttle body. Dengan cara ini tenaga (HP dan torsi) dapat mengalami peningkatan, akan tetapi tetap harus diiringi adanya beberapa ubahan, jika tidak, peningkatan performa tidak dapat maksimal.
Ketika memperbesar throttle body banyak yang harus disesuaikan, diantaranya merubah asupan bensin dan angin dll. Dimana semua hal tersebut tergantung dari tuner-nya ketika mem-balance engine, apakah untuk mengejar performa atau efisiensi konsumsi BBM. Salah satu efek dari memperbesar diameter throttle body untuk mengejar performa adalah pada saat tarikan bawah akan terasa kurang atau agak ngempos khususnya bagi para pemilik kendaraan matic, tapi memasuki tarikan menengah sampai keatas baru terasa adanya peningkatan performa.
Karena itulah banyak hal yang perlu diperhatikan ketika melakukan modifikasi mesin, semua tidak bisa dilihat dari satu sisi saja. Selain harus memperhatikan kebutuhan dari mesin, sebelumnya lebih baik konsultasi dulu dengan tuner yang akan menggarap modifikasi mesin, untuk menyamakan persepsi.
sumber : situsotomotif.com

0 komentar:
Posting Komentar